0
Dikirim pada 09 Mei 2014 di Uncategories

LDII Aliran Sesat dan Bukti Kesesatan Mereka - ada beberapa bukti dan fatwa tentang sesatnya Aliran dan Jama'ah LDII yang sudah dinyatakan sesat oleh MUI. Dalam Musyawarah Nasional VII di Jakarta pada tanggal 21-29 Juli 2005, hasil musyawarah itu adalah bahwa aliran LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dan Aliran Ahmadiyah adalah Aliran Sesat dan harus ditindak tegas karena sangat meresahkan masyarakat.

LDII pernah menyatakan bahwa orang-orang diluar aliran ini adalah orang kafir dan mereka adalah calon ahli neraka yang tidak boleh disayangi dan didekati (makalah dengan judul "Pentingnya Pembinaan Generasi Muda Jama'ah" dengan kode H/97, hal.8).

Ada beberapa keganjilan dari aliran ini, hal ini dinyatakan oleh keluarga besar R. Didi Garnadi dari Cimahi Bandung yang sudah sadar dan insyaf serta berbondong-bondong keluar dari jama'ah LDII. mereka dilarang menikah dengan orang diluar jamaah dan orang diluar jamaah dianggap najis yang harus di jauhi.
LDII

21 orang keluarga R. Didi Garnadi mengirim sudah kepada DPP LDII, Imam Amirul Mu'minin Pusat dan Pimpinan Cabang LDII Cimahi Bandung tahun 1999, ini dimuat dalam buku yang berjudul "Bahaya Islam Jama'ah Lemkari LDII, LPPI Jakarta cetakan 10, 2001 halaman 276-280. Kaum Muslimin diluar jamaah dianggap najis, hal ini diungkapkan oleh Imam LDII pada acara jambore muda-mudi LDII Jombang pada tahun 2000.

Pada rangkuman nasehat Bapak Imam di CAI Wonosalam poin ke-20, dia mengungkapkan bahwa yang berhak masuk surga adalah jamaah LDII saja, sedangkan yang diluar LDII adalah "Turuk Bosok" atau "Vagi#a Busuk".

Aliran ini menganggap bahwa sholat yang dilakukan orang muslim selain Aliran ini adalah tidak sah, sehingga tidak ada satupun jamaah LDII yang mau bercampur dengan muslim yang lainnya diluar LDII, maka dari itu mereka membuat masjid atau musholla sendiri khusus LDII.
LDII

Majelis Ulama DKI Jakarta, menyatakan bahwa ajaran Islam Jama'ah LDII adalah ajaran yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya. LDII memakai sistem yang bernama manqul, menurut Nurhasan Ubaidah Lubis manqul adalah pembelajaran tentang gerak lisan atau badan guru dan langsung mendengar dari guru tersebut tanpa lewat perantara buku ataupun tidak boleh terhalang dinding, murid dilarang mengajarkan apapun kepada orang lain sebelum dirinya mendapatkan ijazah dari dirinya dan dia menganggap bahwa hanya dia yang memiliki sistem manqul (Drs. Imran AM. Selintas Mengenai Islam Jama’ah dan Ajarannya, Dwi Dinar, Bangil, 1993, hal.24).

LDII Aliran Sesat dan Bukti Kesesatan Mereka

Ajaran seperti tersebut di atas sangat bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad SAW, nabi memerintahkan kepada siapa saja yang mendengarkan ucapannya hendaklan memelihara apa yang telah didengarkan dan kemudian disampaikan kepada orang lain, tanpa perlu memberi Ijazah apapun kepada para sahabat, hal ini sesuai dengan hadits yang artinya “Semoga Allah mengelokkan orang yang mendengar ucapan lalu menyampaikannya (kepada orang lain) sebagaimana apa yang ia dengar” (Syafi’i dan Baihaqi).
LDII

Dalam hadits ini Nabi Muhammad SAW mendoakan kepada orang-orang yang mau mempelajari hadits-hadits beliau dan lalu menyampaikannya sesuai apa yang dia dengar, baik melalui lisan maupun tulisan.

Bukti Kesesatan LDII

ada berbagai kesesatan LDII yang telah terbukti, diantaranya yaitu :

    Menganggap kafir orang Muslim di luar jama’ah.
    Menganggap najis Muslimin di luar jama’ah aliran ini dengan cap sangat jorok, turuk bosok (vag#na busuk).
    Menganggap sholat orang Muslim selain LDII tidak sah, hingga orang LDII tak mau makmum kepada selain golongannya.

LDII tidak bisa mengelak lagi, mereka adalah aliran yang sesat dan menyesatkan, dan harus dibubarkan agar tidak mengganggu ketenteraman keyakinan masyarakat.

Deskripsi Tentang LDII ( Lembaga Dakwah Islam Indonesia )

Madigol Nurhasan Ubaidah Lubis bin Abdul bin Thahir bin Irsyad adalah pemimpin tertinggi aliran LDII, dia lahir di Desa Bangi, Kec. Purwosari, Kediri Jawa timur, Indonesia pada tahun 1915 M.
LDII

LDII menganut faham yang sangat berbeda dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW. keberadaan aliran ini berakar dari sejarah terbentuknya Darul Hadits atau Islam Jama'ah yang didirikan pada tahun 1951 oleh Nurhasan Al Ubaidah Lubis.

Tanggal 13 Januari 1972 adalah tanggal berdirinya LDII, nama LEMKARI dulunya adalah Islam Jama'ah dan sebelumnya lagi adalah Darul Hadits. Nurhasan Ubaidah Lubis Amir atau madigol mendapatkan konsel asal doktin imamah dan jama'ah dari seorang jama'atul muslimin Hizbullah yaitu Wali Al Fatah yaitu Kepala Biro Politik Kementerian Dalam Negeri jaman Bung Karno.
LDII

Aliran sesat ini kemudian diteruskan oleh mendiang Soedjono Hoermardani dan Jenderal Ali Moertopo. LEMKARI dibekukan oleh MUI Jawa Timur yang saat itu dipimpin oleh  KH. Misbach, LEMKARI kemudian berganti nama menjadi LDII (Jawa Pos, 22 November 1990, Berita Buana, 22 November 1990, Bahaya Islam Jama’ah Lemkari LDII, LPPI Jakarta, cetakan 10, 2001, halaman 265, 266, 267).

Penyimpangan yang paling utama dari Aliran Sesat LDII adalah menganggap Al-Qur'an dan As-Sunnah sah diamalkan kalau Manqul ( diajarkan oleh imam yang manqul pula yaituNurhasan Al Ubaidah Lubis ) akibatnya orang diluar LDII dianggap Kafir dan Najis.
LDII

itulah LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) yang dulu bernama LEMKARI, Islam Jama'ah, Darul Hadits pimpinan Nur Hasan Ubaidah Madigol Lubis dari Kediri Jawa Timur yang kini digantikan anaknya yang bernama Abdu Dhohir.

Penampilan Jama'ah LDII

Biasanya, Jama'ah atau pengikut aliran ini berpenampilan kaku dan kasar juga biasanya senang mencuri barang, karena mencuri itu diperbolehkan menurut keyakinan mereka.

Modus Operandi Aliran Sesat LDII

Jama'ah LDII mengajak siapa saja ke pengajian mereka agar Islamnya sempurna, kalau sudah masuk dalam lingkungan mereka, lalu diajarkan shalat dan hadits serta disuntik doktrin-doktrin bahwa Islam dengan sistem Manqul yang sah dan benar. kalau menentang dan melawan imam akan masuk neraka, dan dosa bisa dihapus dengan membayar sejumlah uang.

Nurhasan Ubaidah selalu meminta uang kepada para Jama'ahnya, dengan alasan untuk pendirian pabrik tentun, banyak jama'ah yang rela menjual sawah, tanah, kebun, hewan ternak dan bahkan perhiasannya untuk menyetorkan sejumlah uang untuk Ubaidah. Namun, pabrik yang ditunggu-tunggu tidak ada, dan apabila menanyakan perihal pabrik itu dianggap akan masuk neraka dan harus menebus dengan uang lagi untuk menebus dosa. Baca Juga : Audrey Hepburn Jalan Hidup dan Biografi nya.

    Artikel ini diambil dari website EraMuslim.com atau bisa kunjungi url ini http://www.eramuslim.com/berita/laporan-khusus/bukti-bukti-kesesatan-jamaah-ldii.htm

Demikian postingan RedaksiKita.com kali ini, semoga postingan ini berkenan dan bermanfaat untuk anda. Terimakasih juga sudah membaca psotingan ini yang berjudul, LDII Aliran Sesat dan Bukti Kesesatan Mereka.

SUMBER



Anda akan menikah? buat website pernikahan anda yang dapat anda gunakan untuk undangan online atau informasi pernikahan anda, Gratis hanya di WebNikah.com.
Atau anda mempunyai bisnis dan usaha dalam layanan wedding seperti wedding organizer, Fotografi, Makeup atau fotografi, Gabung juga sebagai Vendor di Webnikah.com dan promosikan layanan anda. Daftarkan Wedding Service anda di Vendor WebNikah.com


Dikirim pada 09 Mei 2014 di Uncategories
comments powered by Disqus


connect with ABATASA